“REVITALISASI FUNGSI DAN PERAN KADER DALAM BERLEMBAGA DAN BERKARYA, SATU ARAH DALAM TANTANGAN, KREATIF DAN MANDIRI”
UKM Seni UNM dewasa ini masih dalam kondisi yang belum “fit” seutuhnya. Berbagai masalah yang menimpa lembaga kita akhir-akhir ini masih menyisakan “shock” bagi kelangsungan hidup organisasi. Kita berjalan terseok-seok, tertatih, tapi syukur kita tidak MATI! Dibutuhkan energy yang cukup besar untuk bangkit dari kemelut dan problema yang menimpa. Organisasi tetap berjalan, namun sadar atau tidak sadar, ada habitasi (kebiasaan) baru yang sedang dibentuk pasca meninggalkan sekertariat lama kita di PKM. Intensitas tetap berjalan, namun keadaan semakin memprihatinkan setelah para saudara-saudara kita bersikap apatis (acuh) terhadap kondisi lembaga kita yang sekarang dalam masa pengenalan medan di Gunung sari. Semangat yang tadi tentu saja bernilai positif,menjadi bahan bakar dalam laju organisasi kita
Namun kedepan, persoalan yang akan dihadapi akan lebih kompleks dan lebih rumit. Dibutuhkan kader-kader yang militant (penuh semangat) dan sadar akan fungsinya. Dibutuhkan REVITALISASI KADER kearah itu. Kondisi kedepan yang makin sulit diprediksi mewajibkan kita harus lebih tangguh dari yang ada saat ini. Mewajibkan kita lebih hebat dari masalah itu sendiri. Tidak tergantung pada orang lain. Tidak bergantung pada kelompok lain, tidak menggantungkan setiap harapan kepada birokrasi. Kita wajib MANDIRI, mampu berjalan dengan swadaya kita sendiri, bukan dari siapa-siapa.
KREATIF dan PRODUKTIF adalah harga mati untuk menjadi sebuah komunitas yang berwibawa dan bersahaja. Kader yang aktif dan partisipatif menjadi mutlak harus ada untuk mencapai tujuan tersebut.
Musyawarah kerja XVIII UKM Seni UNM 2009 semoga dapat menjadi sarana untuk mencapai maksud tersebut diatas.
Menuju Musker XVIII 2009
9 Desember 2009 pada 2:27 PM (Uncategorized)